:

Kisah Negosiasi Rasulullah Demi Umatnya | KALAM HATI

1 minggu lalu

Pada bagian akhir ceramah, ustaz mengajak kita kembali kepada inti dari Isra’ Mi’raj: shalat. Dari lima pilar Islam, shalat adalah satu-satunya ibadah yang diperintahkan langsung di langit, bukan di bumi.

Rasulullah SAW memperjuangkannya di Sidratul Muntaha, melalui perjalanan panjang yang penuh keagungan dan kasih sayang Allah.

Awalnya, Allah memerintahkan shalat lima puluh waktu dalam sehari. Sebuah angka yang menunjukkan betapa pentingnya shalat dalam kehidupan seorang muslim.

Namun karena kasih sayang Allah kepada umat Nabi Muhammad SAW, melalui perantara Nabi Musa ‘alaihissalam, perintah itu diringankan hingga menjadi lima waktu saja. Meski jumlahnya berkurang, pahalanya tetap disempurnakan seperti lima puluh waktu.

Ceramah ini menjadi tamparan lembut bagi hati kita. Shalat yang hanya lima waktu saja terkadang masih sering kita tunda, kita lalaikan, bahkan kita anggap beban.

Padahal shalat adalah hadiah dari langit, oleh-oleh paling mulia dari perjalanan Isra’ Mi’raj, dan pembeda antara iman dan kekufuran.

Melalui peringatan Isra’ Mi’raj ini, ustaz mengajak kita untuk kembali menata shalat, bukan sebagai kewajiban yang berat, tetapi sebagai kebutuhan jiwa. Karena di situlah ketenangan, kekuatan, dan pertolongan Allah diturunkan.

Sahabat Kompas TV,

saksikan video lengkapnya hanya di channel youtube Kalam Hati,

setiap hari Minggu jam 13.00 WIB.

Jangan lupa Like, Comment, and share.

Serta follow akun Instagram kita di: @dikalamhat

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/kalam-hati/645156/kisah-negosiasi-rasulullah-demi-umatnya-kalam-hati

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke