JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons nilai tukar rupiah yang hampir menyentuh level psikologis Rp17.000 per dolar AS.
Purbaya meyakini nilai rupiah akan menguat secara perlahan.
Menurutnya, tidak ada alasan bagi nilai tukar rupiah untuk memburuk apabila perbaikan dan roda ekonomi nasional berjalan dengan baik. Purbaya optimistis rupiah akan mulai menguat dalam dua pekan ke depan.
Ia menambahkan, performa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencetak rekor tertinggi diyakini akan berdampak pada masuknya modal asing ke dalam negeri.
Usai rapat bersama DPR, Purbaya menilai pertumbuhan ekonomi nasional akan bergerak lebih cepat berkat kebijakan yang sinergis antara Kementerian Keuangan, bank sentral, Otoritas Jasa Keuangan, hingga Lembaga Penjamin Simpanan.