Amerika Serikat disebut berencana mengurangi jumlah personel yang ditempatkan di beberapa pusat komando NATO utama. Beberapa sumber yang mengetahui masalah tersebut menilai hal itu merupakan langkah yang dapat meningkatkan kekhawatiran di Eropa tentang komitmen Washington terhadap NATO.
Sebagai bagian dari langkah tersebut, AS dilaporkan akan menghapus sekitar 200 posisi dari entitas NATO yang mengawasi dan merencanakan operasi militer dan intelijen NATO, dikutip dari Reuters, Rabu (21/1/2026).
Menurut sumber-sumber tersebut, di antara badan-badan yang akan terkena dampak adalah Pusat Penggabungan Intelijen NATO yang berbasis di Inggris dan Komando Pasukan Operasi Khusus Sekutu di Brussels.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Ahmad Naufal Dzulfaroh Penulis Naskah: Meiva Jufarani Narator: Meiva Jufarani Video Editor: Agung Setiawan Produser: Ervan Yudhi Tri Atmoko