Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan berhasil mengidentifikasi satu jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 berjenis kelamin perempuan.
Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Sulsel mengatakan, hasil pemeriksaan post mortem dinyatakan cocok dengan data ante mortem. Korban teridentifikasi bernama Florencia Lolita, berusia 33 tahun, asal Jakarta Timur.
Florencia diketahui merupakan pramugari pesawat ATR 42-500. Proses identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan sidik jari, data gigi, sejumlah properti milik korban, serta pencocokan dengan data rekam medis.
Simak video selengkapnya dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv
#VODKompasTV