:

Update! Korban Pertama Pesawat ATR 42-500 Dievakuasi ke Maros, Proses Terkendala Cuaca | SAPA MALAM

7 hari lalu

PANGKEP, KOMPAS.TV Keluarga kopilot Muhammad Farhan Gunawan yang pesawatnya jatuh di Pangkep, Sulawesi Selatan, menyebut smartwatch atau jam pintar milik Farhan masih sempat merekam aktivitas jalan kaki meski pesawat telah jatuh.

Keluarga kopilot mengungkap smartwatch milik Farhan masih terpantau aktif setelah pesawat ATR 42-500 jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep.

Perangkat elektronik itu bahkan terpantau merekam adanya pergerakan langkah kaki sebanyak 13.647 langkah.

Data pergerakan ini terpantau dari ponsel Farhan yang terhubung dengan smartwatch miliknya.

Informasi ini disampaikan oleh pihak keluarga, Pitri Keandedes Hasibuan, pada Senin (19/01/2026) kemarin, usai menerima informasi dari adiknya, Dian Mulyana Hasibuan yang merupakan pacar dari Farhan Gunawan.

Bagaimana perkembangan pencarian dan evakuasi korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Pangkep, Sulawesi Selatan? Kita akan dengar laporan Jurnalis Kompas TV, Gufran Lamataha.

Baca Juga Basarnas Harap Satu Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Akan Tiba di Makassar Hari Ini di https://www.kompas.tv/regional/645103/basarnas-harap-satu-jenazah-korban-jatuhnya-pesawat-atr-42-500-akan-tiba-di-makassar-hari-ini

#pesawatjatuh #pesawatatr #pangkep 

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/645131/update-korban-pertama-pesawat-atr-42-500-dievakuasi-ke-maros-proses-terkendala-cuaca-sapa-malam

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke