:

Israel “Dicekik” AS: Dipaksa Perang, Trauma Rudal Iran, Dikelabui soal Gaza

2 hari lalu

Israel mengalami dilema usai militer Amerika Serikat menuju Timur Tengah. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dikabarkan panik, dan langsung menelepon Trump pada Rabu (14/1/2026). Telepon itu tidak lantas membuat nafas lega bagi Israel.

Media nasional di Tel Aviv menyebut, Israel kelabakan karena merasa belum siap menghadapi balasan rudal dan drone Teheran. Sedangkan pada Jumat (16/1/2026), kapal induk AS Abraham Lincoln langsung bergerak dari Laut China Selatan ke Timur Tengah. Sedangkan dua hari berselang 12 jet tempur F-15 AS mendarat di pangkalan udara di Yordania.

Ketidaksiapan ini diperparah oleh trauma kegagalan sistem pertahanan udara mereka pada tahun 2025 serta menipisnya stok rudal pencegat akibat konflik berkepanjangan di Gaza dan Lebanon.

Selain ancaman dari Iran, Israel juga merasa dikucilkan dalam urusan masa depan Gaza setelah Trump membentuk "Dewan Perdamaian" yang melibatkan Turkiye dan Qatar tanpa berkonsultasi dengan Netanyahu.

Seperti apa tekanan yang dihadapi Israel?

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty

Music: Eyes of Glory - Aakash Gandhi

#global #konflik ##kompascomlab #Israel #AmerikaSerikat #Iran

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke