:

[FULL] Pengamat Penerbangan Alvin Lie dan DPR soal Uji Kelaikan Pesawat ATR 42-500 | SAPA MALAM

12 jam lalu

KOMPAS.TV - Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi belum bisa mengungkap apa penyebab kecelakaan pesawat ATR 42-500 karena black box belum ditemukan.

Namun, Menhub Dudy menekankan bahwa pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan sedang digunakan oleh staf Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk tugas patroli laut yang memang rutin dilakukan.

Dan saat ditanya soal evaluasi atas insiden kecelakaan ini, Menhub Dudy juga bilang bahwa nanti setelah KNKT menyelesaikan investigasi.

Sehari sebelum mengalami kecelakaan, pesawat ATR 42-500 milik maskapai Indonesia Air Transport sempat mengalami masalah mesin. 

Namun setelah diperbaiki, pesawat dinyatakan layak untuk beroperasi.

Kecelakaan pesawat ATR 42-500 di kawasan pegunungan di Pangkep, Sulawesi Selatan memicu respons serius terkait pentingnya audit menyeluruh terhadap aspek pemeliharaan dan kelaikan udara pesawat, termasuk pengawasan terhadap pesawat.

Untuk membahas lebih dalam soal tantangan kelaikan terbang dan keselamatan penerbangan, telah hadir bersama kita Alvin Lie, Pengamat Penerbangan dan Ahmad Bakri, anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PAN.

Baca Juga [FULL] Kesaksian Pendaki Lihat Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Gunung Bulusaraung | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/644889/full-kesaksian-pendaki-lihat-pesawat-atr-42-500-jatuh-di-gunung-bulusaraung-sapa-malam

#pesawathilang #pesawatjatuh #atr42500 

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/644890/full-pengamat-penerbangan-alvin-lie-dan-dpr-soal-uji-kelaikan-pesawat-atr-42-500-sapa-malam

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke