JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons soal rupiah yang ambles mendekati level psikologis Rp17.000 per dolar Amerika Serikat.
Purbaya menepis anjloknya nilai tukar rupiah akibat respons negatif pasar terhadap isu Wamenkeu Thomas Djiwandono yang dicalonkan sebagai Deputi Gubernur BI.
Menurut Purbaya, pergerakan rupiah bergantung pada fundamental ekonomi.
Purbaya bilang soal Indeks Harga Gabungan yang berada di level 9.133 pada penutupan perdagangan hari ini menjadi indikator rupiah akan kembali menguat karena dana asing tetap masuk ke pasar modal.
Purbaya optimistis rupiah tetap stabil dan pertumbuhan ekonomi akan semakin baik.