MAKASSAR, KOMPAS.TV - Sejumlah keluarga korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 dari berbagai daerah tiba di Makassar untuk menjalani tahapan antemortem.
Setibanya di Makassar, keluarga korban langsung menjalani pengambilan sampel DNA berupa tes darah dan air liur. Sampel tersebut digunakan untuk kepentingan pencocokan data dalam proses identifikasi korban.
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Bidokkes Polda Sulawesi Selatan telah disiagakan untuk melakukan proses identifikasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500. Seluruh proses identifikasi dipusatkan di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.