KOMPAS.TV - Seorang nelayan dan anaknya yang masih berusia 9 tahun tewas tenggelam, di perairan Talaga, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara.
Perahu yang digunakan keduanya, terbalik dihantam ombak besar.
Tangis keluarga dan warga pecah, saat tubuh bocah 9 tahun, berhasil diangkat ke atas perahu.
Saat itu, evakuasi berlangsung dramatis karena dilakukan di tengah cuaca ekstrem dan gelombang laut yang masih tinggi.
Jasad bocah ini ditemukan di kedalaman sekitar 15 meter, di perairan Talaga Raya, Kabupaten Buton Tengah.
Sebelum menemukan jasad sang anak, warga lebih dahulu menemukan jasad ayah korban, mengapung di permukaan laut.
Keduanya tewas, setelah perahu mereka tenggelam di terjang ombak.
Dari keterangan warga, keduanya pergi mencari ikan dengan perahu kecil, pada Sabtu sore. Saat itu cuaca buruk dengan ketinggian ombak mencapai 3 meter. Perahu yang digunakan kemudian terbalik, dan tenggelam.
Baca Juga Kericuhan Dua Kubu Keraton Solo Jelang Penyerahan Sk Kemenbud | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/644672/kericuhan-dua-kubu-keraton-solo-jelang-penyerahan-sk-kemenbud-sapa-malam
#nelayan #nelayantenggelam #cuacaburuk
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/644673/seorang-nelayan-dan-anaknya-tewas-tenggelam-usai-perahu-yang-dinaiki-dihantam-ombak-berut