JAKARTA, KOMPASTV – Pemimpin kelompok Hizbullah Lebanon menuduh Amerika Serikat dan Israel "mengeksploitasi protes damai" di Iran.
Dalam pidato yang disiarkan televisi, Sekjen Hizbullah Naim Kassem mengatakan kepada para pendukungnya bahwa pemerintah Israel dan Amerika telah campur tangan.
Kassem mengatakan bahwa Iran dihukum karena dukungannya kepada kelompok-kelompok perlawanan yang melawan Israel.
“(Perdana Menteri Israel, Benjamin) Netanyahu dan (Presiden AS, Donald) Trump campur tangan untuk mendukung kelompok-kelompok ini dengan dalih menyabotase Republik Islam Iran dari dalam, untuk menjatuhkan sistem dan mengubah persamaan perlawanan Iran menjadi bentuk lain yang akan berada di bawah kendali mereka,” kata Sekjen Hizbullah Naim Kassem dilansir dari Al Mannar TV/AP.
Penindakan tersebut telah menyebabkan setidaknya 3.095 orang tewas, menurut Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia yang berbasis di AS.
Jumlah korban jiwa dalam protes atau kerusuhan lainnya di Iran dalam beberapa dekade dan mengingatkan pada kekacauan yang terjadi di sekitar revolusi 1979.
Sahabat KompasTV, bagaimana pendapat kalian terkait berita ini, tulis di kolom komentar ya!
Video Editor: Vila
#hizbullah #naimkassem #iran
Baca Juga [FULL] Penjelasan Basarnas Soal Proses Pencarian dan Evakuasi Jenazah Korban Pesawat Hilang Kontak di https://www.kompas.tv/regional/644633/full-penjelasan-basarnas-soal-proses-pencarian-dan-evakuasi-jenazah-korban-pesawat-hilang-kontak
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/644638/hizbullah-tuduh-as-dan-israel-eksploitasi-protes-di-iran