KOMPAS.TV - Tahun 2026 ini, Kementerian Haji dan Umrah menerapkan pendidikan dan latihan khusus semi-militer bagi petugas haji 2026. Anggota TNI-Polri yang terpilih menjadi instruktur tak hanya memiliki kemampuan militer, tetapi juga mempunyai ilmu agama yang baik.
Namanya Lettu Infanteri Maksum. Ia adalah salah satu instruktur yang menjadi fasilitator pendidikan dan latihan petugas haji 2026 yang diselenggarakan Kementerian Haji dan Umrah.
Tidak hanya berlatar belakang anggota aktif Bintaljarah Kopassus, instruktur ini juga memiliki kemampuan di bidang tilawah Al-Qur’an.
Di sela-sela memberikan teknis baris-berbaris, ia juga memberikan tausiah yang bisa menambah ilmu agama bagi calon petugas haji saat bekerja di Arab Saudi.
Menurut Lettu Maksum, dengan melantunkan ayat suci Al-Qur’an, tidak hanya rohani, jasmani kita juga menjadi lebih sehat sehingga bisa menjalankan tugas dengan baik.
Tahun ini, Kemenhaj melibatkan lebih dari 70 anggota TNI-Polri dalam mendidik petugas haji 2026. Pendidikan dan latihan selama 20 hari di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, ini dilakukan agar petugas haji memiliki kemampuan kedisiplinan yang tinggi dalam melayani jemaah haji di Tanah Suci.
#diklathaji #qiro #tni #haji
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/644631/diklat-petugas-haji-kemenhaj-libatkan-qori-militer-hingga-instruktur-tni-beri-tausiah