Banjir yang melanda Kabupaten Kendal tidak hanya merendam kawasan permukiman, tetapi juga menggenangi gedung pemerintahan sehingga mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
Dua kantor pelayanan publik yang terdampak paling parah adalah Kantor Kementerian Agama Kendal dan Kantor Samsat Kendal, dengan ketinggian air mencapai sekitar 70 sentimeter.
Genangan air masuk ke ruang pelayanan Samsat, menyebabkan sejumlah layanan seperti cek fisik kendaraan dan pembuatan pelat nomor sementara harus dihentikan.
Untuk sementara, Samsat Kendal hanya melayani pembayaran pajak kendaraan bermotor secara terbatas melalui mobil Samsat keliling yang disiagakan di depan kantor. Pelayanan penuh akan kembali dibuka setelah kondisi banjir dinyatakan surut.
Tuliskan komentarmu dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv #VODKompasTV