:

Jenazah Syafiq Ali Pendaki Gunung Slamet Ditemukan, Korban Sempat Hubungi Ibunya Saat Tersesat

4 hari lalu

PURBALINGGA, KOMPAS.TV - Syafiq Ali, pendaki yang dilaporkan hilang selama 17 hari di Gunung Slamet, akhirnya ditemukan meninggal dunia.

Jasad korban ditemukan tidak jauh dari lokasi penemuan awal barang-barang milik korban yang tercecer, seperti jas hujan.

“Ali… Ali pulang, Ali…” menjadi kalimat terakhir sang ayah saat mencari anak kesayangannya yang hilang selama 17 hari saat mendaki Gunung Slamet.

Pendaki Gunung Slamet, Syafiq Ali Razan, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Ayah almarhum Syafiq Ali menceritakan, putranya sempat berpamitan sebelum berangkat mendaki. Korban juga sempat menelepon sang ibu ketika tersesat di Gunung Slamet.

Syafiq Ali mendaki Gunung Slamet bersama rekannya pada 27 Desember 2026.

Tim penyelamat sebelumnya sempat menemukan rekan Syafiq bernama Himawan. Namun, Himawan diketahui tidak bersama Syafiq saat kejadian.

Setelah 17 hari pencarian, jenazah Syafiq akhirnya ditemukan oleh para relawan yang memutuskan melanjutkan pencarian, meski operasi pencarian resmi telah dihentikan.

Syafiq dan rekannya mendaki Gunung Slamet melalui jalur Dipajaya.

Sebelum dinyatakan hilang, korban meminta rekannya yang mengalami kram kaki untuk menunggu di Pos 5 pendakian. Korban kemudian bermaksud mencari bantuan, namun tidak kunjung kembali.

Baca Juga Kronologi Syafiq Ridhan Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditemukan Meninggal di https://www.kompas.tv/video/644278/kronologi-syafiq-ridhan-ali-pendaki-hilang-di-gunung-slamet-ditemukan-meninggal

#pendaki #gunungslamet #syafiqali #pendakihilang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/644290/jenazah-syafiq-ali-pendaki-gunung-slamet-ditemukan-korban-sempat-hubungi-ibunya-saat-tersesat

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke