Serangan jantung pada perempuan, sering kali menunjukkan gejala yang lebih halus dibandingkan pria.
Kondisi ini membuat banyak perempuan tidak segera mencari pertolongan, karena menganggap keluhan yang dirasakan bukanlah sesuatu yang serius.
Seorang ahli kardiologi, dokter Holly Andersen, menegaskan bahwa keterlambatan penanganan dapat berakibat fatal.
Menurutnya, semakin lama serangan jantung tidak ditangani, semakin banyak otot jantung yang mengalami kerusakan.
"Kami punya ungkapan time is muscle. Makin lama terlambat ditangani, makin banyak otot jantung yang rusak," kata ahli kardiologi dr. Holly Andersen, dikutip dari Prevention, Rabu (14/1/2026).
Selengkapnya simak video berikut.
Penulis: Aliyah Shifa Rifai, Bestari Kumala Dewi
Penulis Naskah: Angela Putri Defana
Narator: Angela Putri Defana
Video Editor: Maria Utari Dewi
Produser: Yusuf Reza Permadi
#Kesehatan #Penyakit #Dailynews #SeranganJantung #GejalaSeranganJantung
Music: Heaven and Hell - Jeremy Blake
Artikel terkait:
https://lifestyle.kompas.com/read/2026/01/15/110500520/8-tanda-serangan-jantung-pada-perempuan-yang-sering-diabaikan-termasuk