Pada 19 Desember 1961, Presiden Sukarno menyerukan Tri Komando Rakyat atau Trikora untuk merebut wilayah Irian Barat dari kekuasaan Belanda.
Seruan tersebut kemudian disusul dengan Operasi Jayawijaya pada 12 Agustus 1962, sebuah operasi militer gabungan berskala besar yang melibatkan berbagai alutsista modern, termasuk jet pembom Ilyushin-28 buatan Uni Soviet.
Mantan pilot pembom Ilyushin-28 AURI, Marsekal Muda TNI (Purn) Suparman Natawikarta mengenang kesiapan militer Indonesia dalam menjalankan "perang total" menghadapi Belanda yang diperkuat kapal induk Karel Doorman.
Saat itu, Suparman bersama armada udara lainnya sudah siap melancarkan serangan udara ke basis militer Belanda.
Namun operasi ini tiba-tiba mundur dan akhirnya batal digelar setelah Belanda menyerahkan Irian Barat kepada Indonesia pada 15 Agustus 1962.
Suparman menyebut militer Belanda bisa hancur lebur apabila Operasi Jayawijaya tetap digelar.
Simak kisah selengkapnya dalam Brigade Podcast di Youtube Kompas.com berjudul: "Teror Pembom Pesawat AURI Gentarkan Belanda pada Operasi Trikora"