KOMPAS.TV - Korps Garda Revolusi Iran menyatakan kesiapan untuk bertempur, termasuk menghadapi ancaman agresi Amerika Serikat. Pernyataan ini disampaikan di tengah seruan sejumlah negara kepada warganya untuk meninggalkan Iran.
Panglima Garda Revolusi Iran, Mohammad Pakpour, dikutip dari APTN, memperingatkan negaranya siap memberikan balasan telak terhadap setiap serangan Amerika Serikat dan Israel yang ditujukan kepada Iran.
Garda Revolusi menyatakan kekuatan udara mereka berada dalam posisi siap tempur.
Iran menegaskan persediaan rudal telah ditingkatkan sejak perang dengan Israel pada Juni tahun lalu. Iran juga terus memantau penempatan personel dan persenjataan Amerika Serikat di pangkalan militer kawasan Timur Tengah.
Kekuatan rudal yang sebelumnya digunakan untuk menghadapi Israel kemungkinan akan kembali menjadi andalan Iran untuk menandingi Amerika Serikat, jika negara tersebut mengambil langkah agresif sebagaimana disampaikan Presiden Donald Trump.
Rudal Khaibar Shekan yang memiliki daya jelajah hingga 1.300 kilometer menjadi salah satu senjata andalan untuk mengancam sekutu Amerika Serikat di kawasan sekitar. Iran juga memiliki drone Shahed serta rudal hipersonik Fatah.
Selain itu, Iran tercatat memiliki sekitar 610.000 personel militer aktif dan 350.000 personel cadangan.
Baca Juga [FULL] Deret Fakta Demo Rusuh di Iran hingga Tudingan Keterlibatan Amerika Serikat-Israel di https://www.kompas.tv/internasional/644057/full-deret-fakta-demo-rusuh-di-iran-hingga-tudingan-keterlibatan-amerika-serikat-israel
#iran #as #donaldtrump #rudal #perang
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/644138/garda-revolusi-iran-siap-tempur-hadapi-as-israel-persediaan-rudal-ditingkatkan