Dalam ceramah ini, ustaz membahas hubungan yang sangat erat antara penyakit hati dan penyakit fisik (zohir).
Mengutip hasil komunikasi dengan IDI (Ikatan Dokter Indonesia), beliau menyampaikan bahwa sekitar 70% penyakit fisik seperti diabetes, kolesterol, asam urat, dan hipertensi berawal dari penyakit hati, dan akar terbesarnya adalah kurang bersyukur.
Pesan ini diperkuat kembali dengan perumpamaan tukang parkir. Meski tidak memiliki kendaraan yang dijaga, ia tetap bertanggung jawab penuh.
Ia tidak merasa memiliki, tetapi sadar bahwa semua hanyalah titipan. Dari sini kita diajak untuk bercermin: bagaimana seharusnya sikap kita terhadap nikmat Allah, terhadap keluarga, harta, jabatan, dan semua yang ada di sekitar kita.
Ustaz juga mengutip beberapa hadis Nabi yang menegaskan bahwa orang yang tidak pandai berterima kasih kepada sesama, sejatinya ia juga tidak pandai bersyukur kepada Allah.
Bahkan orang yang tidak bisa mensyukuri nikmat kecil, tidak akan mampu mensyukuri nikmat yang besar.
Ceramah ini juga menyinggung fenomena zaman sekarang, di mana banyak orang mudah iri, dengki, dan julid hanya karena melihat kehidupan orang lain di media sosial.
Orang lain healing, kita yang pusing. Dari sinilah pentingnya melatih hati untuk bersyukur, berterima kasih, dan merasa cukup, agar hidup terasa lebih lapang, damai, dan jauh dari penyakit hati.
Sahabat Kompas TV,
saksikan video lengkapnya hanya di channel youtube Kalam Hati,
setiap hari Minggu jam 13.00 WIB.
Jangan lupa Like, Comment, and share.
Serta follow akun Instagram kita di: @dikalamhati
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/kalam-hati/643856/bersyukur-adalah-obat-semua-penyakit-kalam-hati