JAKARTA, KOMPAS.TV - Massa yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh kembali menggelar aksi demonstrasi menuntut revisi Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta dan Jawa Barat.
Aksi dimulai di depan Gedung DPR pada Kamis (15/01/2026) dan dilanjutkan ke Gedung Kementerian Ketenagakerjaan.
Presiden KSPI, Said Iqbal, menilai UMP DKI Jakarta sebesar Rp5,73 juta masih terlalu kecil. Ia meminta Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk menaikkan UMP menjadi Rp5,89 juta atau disesuaikan dengan standar Kebutuhan Hidup Layak (KHL).
Said Iqbal juga menyinggung standar pendapatan per kapita penduduk DKI Jakarta menurut Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia yang mencapai 21 ribu dolar Amerika Serikat, atau sekitar Rp343 juta per tahun.
Jika dihitung per bulan, pendapatan tersebut berada di kisaran Rp28 juta. Oleh karena itu, Said mengusulkan agar buruh penerima upah minimum diberikan subsidi sebesar Rp200 ribu per bulan selama satu tahun.
Baca Juga Hari Ini Buruh Demo Lagi di DPR dan Kemnaker, Tuntut Revisi UMP Jakarta-Tolak Pilkada Melalui DPRD di https://www.kompas.tv/info-publik/643874/hari-ini-buruh-demo-lagi-di-dpr-dan-kemnaker-tuntut-revisi-ump-jakarta-tolak-pilkada-melalui-dprd
#demoburuh #partaiburuh #ump #umpjakarta
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/644009/demo-buruh-tuntut-revisi-ump-jakarta-dan-jawa-barat-di-depan-gedung-dpr-kemnaker-kompas-siang