JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut telah memiliki keterangan dan bukti terkait aliran uang kasus dugaan korupsi kuota haji 2024 ke Ketua Bidang Ekonomi Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) Aizzudin.
“Tentu KPK juga memiliki keterangan ataupun bukti-bukti lain yang kemudian mengkonfirmasi terkait dengan dugaan tersebut. Nah, ini masih akan terus didalami,” kata Budi di Gedung Merah Putih, Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Budi mengatakan penyidik akan melakukan konfirmasi kepada saksi-saksi lain terkait aliran uang tersebut.