JAKARTA, KOMPAS.TV - Memasuki puncak musim hujan, Pemerintah Kota Jakarta Selatan membersihkan saluran air secara serentak di 10 kecamatan.
Gerakan bersih-bersih saluran air dan penghubung ini sebagai langkah meminimalisir terjadinya banjir.
Kegiatan bersih-bersih ini salah satunya dilakukan di Jalan Kapten Tendean yang menjadi titik rawan terjadinya genangan saat hujan deras mengguyur.
Dengan mengerahkan petugas PPSU dan Sumber Daya Air, tumpukan sampah dan lumpur dibersihkan secara manual.
Tak hanya itu, petugas juga menemukan tumpukan kabel utilitas bawah tanah yang dibiarkan menumpuk di saluran air. Kabel ini disinyalir menjadi salah satu penyebab banjir.
Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar, menilai penyebab utama banjir di Jakarta Selatan adalah penyempitan kali di beberapa wilayah. Adapun solusi sementara yaitu membuat tanggul.
Tak hanya di Jalan Kapten Tendean, kegiatan bersih-bersih saluran air dan saluran penghubung ini dilakukan serentak di 10 kecamatan di Jakarta Selatan.
Upaya mengatasi permasalahan banjir, Pemerintah Kota Jakarta Barat melakukan pengerukan lumpur di Kali Sepak, Kembangan, sepanjang 1,4 kilometer.
Wali Kota Jakarta Barat meninjau langsung pengerukan lumpur di Kali Sepak, Kembangan, pada Selasa (13/1/2026) siang.
Pengerukan dilakukan guna mengatasi banjir dan genangan di wilayah Jakarta Barat.
Tiga alat berat jenis excavator amfibi dikerahkan untuk mengeruk lumpur di kali tersebut.
Selain Kali Sepak, Pemkot Jakarta Barat juga melakukan pengerukan di 11 kali lainnya, di antaranya Kali Mukervart dan Kali Taman Palem di Cengkareng.
Baca Juga [FULL] Stafsus Gubernur DKI Chico Hakim Ungkap Strategi Atasi Banjir Jakarta | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/643669/full-stafsus-gubernur-dki-chico-hakim-ungkap-strategi-atasi-banjir-jakarta-kompas-siang
#banjir #banjirjakarta #musimhujan #dkijakarta
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/643804/antisipasi-banjir-dki-bersihkan-saluran-air-dan-keruk-lumpur-di-kali-kali-jakarta-jmp