Gelombang demonstrasi besar yang mengguncang Iran bermula dari aksi para pemilik toko dan pedagang pasar pada 28 Desember 2025, yang menutup gerai mereka sebagai bentuk protes terhadap kondisi ekonomi yang kian memburuk.
Menurut laporan Iran International, para pedagang telepon seluler berkumpul di depan Iran Mobile Center dan Alaeddin Mobile Shopping Center di Jalan Hafez, Teheran, sambil meneriakkan slogan-slogan protes.
Aksi tersebut kemudian meluas, diikuti oleh para pejalan kaki di Jalan Jomhouri, dekat Terowongan Hafez. Beberapa hari kemudian, gelombang demonstrasi merebak di berbagai wilayah, dan memicu krisis politik serta keamanan di Iran.
Menariknya, pedagang pasar tradisional pernah menjadi sekutu rezim, mulai dari masa-masa setelah Revolusi 1979, hingga era 1990-an. Kenapa kini kondisinya berbalik?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Ahmad Naufal Dzulfaroh
Penulis Naskah: Wiyudha Betha Dinaragis
Narator: Wiyudha Betha Dinaragis
Video Editor: Dimas Septian Adiyathama
Produser: Akhmad Muawal Hasan
#Global #Konflik #DailyNews #DemoIran #KrisisEkonomiIran #NilaiTukarRial #PedagangPasarIran #AwalMulaDemoIran
Music: Candy Apple Town - National Sweetheart
Artikel terkait:
https://www.kompas.com/global/read/2026/01/12/163725570/pedagang-pasar-di-iran-dari-sekutu-dekat-rezim-jadi-pemantik-demo-besar?page=all#page2