Sejumlah siswa SD Negeri Jugosari 3 di Lumajang, Jawa Timur, terpaksa berangkat ke sekolah dengan menumpang truk pasir.
Kondisi ini terjadi karena orang tua tidak dapat mengantar menggunakan sepeda motor akibat arus Sungai Regoyo yang masih deras pascabanjir lahar hujan Gunung Semeru.
Setiap pagi, orang tua hanya mampu mengantar anak hingga tepi sungai dan menggendong mereka menyeberang. Motor tidak bisa dibawa menyeberang karena berisiko terseret arus, sehingga anak-anak kemudian dititipkan kepada sopir truk untuk melanjutkan perjalanan ke sekolah.
Sebagian besar siswa berasal dari Dusun Sumber Langsep yang terdampak banjir lahar hujan. Banjir tersebut sebelumnya menimbun sejumlah rumah warga dan memutus akses transportasi.
Simak video selengkapnya dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv #BOLDKompasTV