Sejumlah siswa dan santri yang mengalami keracunan MBG dari SPPG Desa Kuwaron masih menjalani perawatan di RSUD Getas Pendowo, Grobogan, Jawa Tengah.
Meski kondisi mereka dilaporkan mulai membaik, trauma masih dirasakan para korban sehingga enggan kembali menyantap MBG. Salah satu korban mengaku sudah tiga hari dirawat intensif dan sempat membutuhkan bantuan oksigen selama dua hari karena mengalami keracunan cukup parah.
Korban menyebut dirinya menyantap MBG pada Jumat 9 Januari 2026, saat kondisi nasi sudah terasa lengket dan basah, meski bau serta rasanya tidak berubah. Pada sore harinya, ia mulai merasakan mual, pusing, muntah, dan diare hingga akhirnya harus dirawat di rumah sakit.
Pasca kejadian ini, para korban mengaku trauma terhadap MBG, bahkan salah satu orang tua berharap program tersebut dihentikan atau diganti dengan sistem lain yang dinilai lebih aman dan baik.
Simak video selengkapnya dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv #BOLDKompasTV