:

Didorong Bahlil dan Cak Imin, Pilkada Tak Langsung Rugikan Prabowo? | GASPOL

3 hari lalu

Usulan pilkada tak langsung dengan pemilihan melalui DPRD memicu polemik. Wacana yang didorong sejumlah elit dan didukung mayoritas partai politik di DPR RI itu dianggap tak menguntungkan masyarakat. 

Peneliti Pusat Riset Politik BRIN Firman Noor mengatakan, langkah itu akan memperkuat oligarki di Tanah Air. Partai politik juga bakal meninggalkan rakyat karena merasa tak perlu lagi memiliki basis massa untuk memenangkan pertarungan kepala daerah. 

Kemudian, pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno menganggap ada ketakutan politisi pada rakyat. Sehingga, pemilihan kepala daerah lebih baik dilakukan dengan kesepakatan antar elit di partai politik dan DPRD ketimbang dipilih langsung oleh rakyat. 

Di sisi lain, Adi juga mengingatkan bahwa pilkada tak langsung justru bisa merugikan penguasa saat ini. Pasalnya, proses itu bakal ditentukan oleh pemenang di Pilpres 2029. Sementara, sangat mungkin pesta demokrasi itu membuat kekuasaan berganti. Artinya, langkah ini mungkin saja tak menguntungkan untuk Presiden Prabowo Subianto dan Partai Gerindra sendiri.

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke