Rusia akan turun tangan jika Kim Jong Un dalam masalah keamanan. Kemungkinan itu bisa terjadi jika Amerika Serikat benar-benar menargetkan penculikan terhadap pemimpin Korea Utara itu.
Hal ini lantaran kedua terikat perjanjian yang ditandatangani pada 19 Juni 2024 lalu, tepat saat Putin mengunjungi Pyongyang setelah 23 tahun absen.
Dalam pasal 4 perjanjian Rusia dan Korea Utara bersepakat akan segera memberikan bantuan militer jika salah satu negara mengalami gangguan keamanan. Kata "segera" menandakan Rusia wajib membantu jika Korut terancama, begitu juga sebaliknya.
Uniknya perjanjian ini pun didasarkan pada pasal 51 Piagam PBB yang mengizinkan perjanjian seperti ini sebagai bentuk pembelaan diri.
Ini artinya, Donald Trump dan AS bakal memiliki halangan besar jika benar mengusik keamanan Korea Utara. Sementara itu, Korea Utara pun terus meningkatkan produksi rudal sembari membuka peluang diplomasi dengan AS sebagai langkah pertahanan.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia Narator: Elisabeth Putri Mulia Video Editor: Fathir Rohman Produser: Marvel Dalty