IRAN, KOMPAS.TV - Kerusuhan di Iran terus berlanjut. Para pengunjuk rasa kembali berkumpul di kawasan Sa’adat Abad, Teheran, meski pemerintah memperketat pengamanan.
Aksi protes yang hampir memasuki dua pekan ini berlangsung di tengah pemadaman internet serta gangguan jaringan telepon.
Data lembaga hak asasi manusia mencatat, sedikitnya 65 orang tewas dan lebih dari 2.300 orang ditahan selama gelombang protes berlangsung.
Aksi unjuk rasa di Iran muncul sejak akhir Desember di Teheran, dipicu memburuknya kondisi ekonomi serta merosotnya nilai mata uang nasional.