KOMPAS.TV - Siswa di Mojokerto, Jawa Timur, mengalami gejala keracunan makanan seperti mual, muntah, dan pusing. Gejala ini muncul diduga setelah mengonsumsi makanan bergizi gratis di sekolah.
Santri Pondok Pesantren Mahad An-Nur di Desa Singowangi, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, mengalami gejala mual, muntah, dan pusing.
Dinas Kesehatan bersama anggota kepolisian serta tim Badan Gizi Nasional melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab gejala keracunan yang dialami para siswa.
Hasilnya, beberapa santri dirujuk ke rumah sakit serta ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, langsung menjenguk korban keracunan yang dirawat di RSUD Profesor Dokter Soekandar Mojosari, Mojokerto. Di rumah sakit ini, tercatat sebanyak 49 pelajar menjalani perawatan.
Tak hanya pelajar, orang tua yang ikut mencicipi menu makanan bergizi gratis juga mengalami gejala keracunan.
#mojokerto #mbg #bgn
Baca Juga [FULL] Ito Sumardi dan Feri Amsari Bicara soal Polisi akan Panggil Pelapor Komika Pandji, Perlukah? di https://www.kompas.tv/regional/643212/full-ito-sumardi-dan-feri-amsari-bicara-soal-polisi-akan-panggil-pelapor-komika-pandji-perlukah
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/643229/santri-di-mojokerto-alami-mual-dan-pusing-diduga-keracunan-mbg-berita-utama