TEHERAN, IRAN, KOMPAS.TV - Kerusuhan di Iran terus berlanjut. Para pengunjuk rasa kembali berkumpul di kawasan Sa’adat Abad, Teheran, meski pemerintah meningkatkan tindakan keras.
Protes yang hampir memasuki dua pekan ini terjadi di tengah pemadaman internet dan gangguan jaringan telepon, sehingga sulit dipantau baik dari dalam maupun luar negeri.
Data lembaga hak asasi manusia menunjukkan sedikitnya 65 orang tewas dan lebih dari 2.300 orang ditahan dalam kerusuhan tersebut.
Pemerintah Iran melalui siaran televisi negara menekankan pengetatan pengawasan. Sementara itu, Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menegaskan akan menindak tegas para demonstran.