Data sementara, per Jumat (9/1/2026), tercatat sebanyak 25 desa yang hilang akibat diterjang banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Hal itu disampaikan Menteri Dalam Negeri, sekaligus Ketua Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian saat menjelaskan perkembangan pemulihan pascabencana Sumatera, Jumat (9/1/2026).
Tito menjelaskan awalnya data yang dimiliki pemerintah menunjukkan 22 desa yang lenyap dalam bencana, kemudian Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah melaporkan 17 gempong atau desa lenyap dari data sebelumnya 13 desa.
Adapun 25 Desa yang hilang tersebut terdiri dari 17 desa di Provinsi Aceh dan delapan desa di Sumatera Utara.
Sedangkan, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah dalam laporannya menginformasikan tidak ada desa yang hilang dalam bencana banjir bandang.