:

Tangis Pecah Saat Keluarga Korban Kebakaran Panti Jompo Damai Manado Terima Jenazah | BERUT

2 hari lalu

MANADO, KOMPAS.TV - 13 hari pasca peristiwa kebakaran Panti Werdha Damai di Manado, Sulawesi Utara, 10 jenazah berhasil diidentifikasi.

Duka dan pilu keluarga pecah menerima jenazah yang diserahkan RS Bhayangkara Manado.

Jerit tangis keluarga korban kebakaran Panti Jompo Damai pecah di Instalasi Forensik RS Bhayangkara Manado.

Pilu tak terbendung dirasakan David, yang harus menelan kenyataan pahit kehilangan sang ibu yang tewas akibat peristiwa kebakaran.

Setelah menunggu belasan hari, keluarga korban akhirnya bisa bernapas lega, usai 6 jenazah kembali berhasil diidentifikasi melalui pemeriksaan DNA.

Hingga kini, total ada 10 jenazah yang sudah teridentifikasi.

David mengaku bersyukur, setelah sang ibu akhirnya berhasil diidentifikasi. Jenazah rencananya akan langsung dimakamkan usai diserahkan oleh RS Bhayangkara Manado.

Sebelumnya, kebakaran menghanguskan Panti Werdha Damai di Kota Manado, Sulawesi Utara, pada Minggu, 28 Desember lalu, sekitar pukul 20.30 Waktu Indonesia Tengah.

Api dengan cepat menghanguskan panti jompo dan menewaskan total 17 orang.

Polisi telah memeriksa 12 saksi untuk menyelidiki penyebab kebakaran panti jompo Damai.

Penyelidikan sementara, polisi menduga kebakaran terjadi akibat korsleting listrik.

Baca Juga [FULL] Roy Suryo Soal Tersangka Ijazah Temui Jokowi: Dari Dulu Saya Tidak Pernah Bersama Dengan Eggi di https://www.kompas.tv/nasional/642849/full-roy-suryo-soal-tersangka-ijazah-temui-jokowi-dari-dulu-saya-tidak-pernah-bersama-dengan-eggi

#kebakaran #jenazah #pantijompo #manado

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/642853/tangis-pecah-saat-keluarga-korban-kebakaran-panti-jompo-damai-manado-terima-jenazah-berut

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke