:

Insiden Tendangan Pemain di Sepak Bola, PSSI Buka Suara soal Sanksi

2 minggu lalu

JAKARTA, KOMPASTV - Dua aksi kekerasan pemain sepak bola di lapangan mencoret sportivitas di awal 2026.

Pertama dalam laga Putra Jaya Pasuruan versus Perseta 1970 kemudian laga KAFI Jogja FC melawan UAD FC.

Pemain menendang lawan saat berebut bola, Ketua Komite Displin PSSI Umar Husein mengatakan pentingnya penyuluhan terkait hal yang boleh dan tidak dilakukan oleh pemain.

“Misalkan kita merekomendasikan tentang sportivitas, dan dibawa para pemain dalam bentuk buku. Mantan legenda sepak bola juga bisa berbagi pengalaman,” kata Umar dalam dialog Sapa Indonesia KompasTV, Jumat (9/1/2026).

Pengamat Sepak Bola Kesit Handoyo, mengatakan fairplay itu perlu ditanamkan sejak awal.

“Sosialisasi, literasi harus terus dilakukan PSSI, memberi pemahaman dan pembinaan. Soal kompetisi liga amatir dan liga professional harus dipisahkan,” kata Kesit dalam dialog.

Sebelumnya dua pemain disanksi tidak boleh bermain seumur hidup, salah satunya Dwi Pilihanto.

Sahabat KompasTV, bagaimana pendapat kalian terkait berita ini, tulis di kolom komentar ya!

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Frashiva Rizaldi

#pssi #insidentendangan #liga

Baca Juga Ricuh Laga Sepak Bola di Buton Selatan, Ratusan Personel TNI dan Brimob Terlibat Bentrok di https://www.kompas.tv/regional/641964/ricuh-laga-sepak-bola-di-buton-selatan-ratusan-personel-tni-dan-brimob-terlibat-bentrok

 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/642770/insiden-tendangan-pemain-di-sepak-bola-pssi-buka-suara-soal-sanksi

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke