Sebanyak 13 warga di Grobogan, Jawa Tengah, diduga menjadi korban penipuan biro perjalanan umroh. Mereka dijanjikan berangkat pada awal September 2025, namun hingga kini belum ada kepastian keberangkatan maupun kejelasan dari pihak biro perjalanan.
Para korban awalnya diajak mengikuti program umroh selama 12 hari, mendaftar, dan melunasi biaya perjalanan. Setelah empat bulan tanpa kabar, kekecewaan pun muncul.
Sebagian korban mengaku malu karena telah menggelar rangkaian acara sebelum keberangkatan. Para korban berharap pengembalian dana secara penuh. Jika tidak ada itikad baik, kasus ini akan dibawa ke ranah hukum.
Simak video selengkapnya dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv #BOLDKompasTV