Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ratusan rumah terdampak bencana banjir di Nusa Tenggara Barat pada Rabu (7/1/2026).
Rumah-rumah itu berada di Kabupaten Sumbawa Barat dan Kabupaten Dompu.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan data kebencanaan tersebut berdasarkan hasil pemantauan Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB periode 7 hingga 8 Januari 2026, pukul 07.00 WIB.
Banjir di Kabupaten Dompu terjadi setelah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur daerah tersebut sejak Rabu pukul 16.00 Wita.
Dampak banjir tercatat di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Hu'u, Kecamatan Kilo, dan Kecamatan Pajo, yang meliputi enam desa.
Di Kabupaten Sumbawa Barat, banjir dipicu oleh hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, dan berdampak pada Desa Tongo dan sekitarnya pada Rabu sejak pukul 10.00 Wita hingga sekitar pukul 13.00 Wita.
Wilayah yang terdampak banjir tersebut adalah Desa Tongo, Kecamatan Sekongkang, yang mengakibatkan 15 kepala keluarga atau 60 jiwa terdampak.