Ibu Nadiem Makarim, Atika Algadrie, mengaku sedih lantaran putranya tidak dibolehkan berbicara di hadapan awak media setelah sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).
Sidang tersebut beragendakan tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap nota keberatan atau eksepsi Nadiem Makarim bersama tim kuasa hukumnya.
"Saya hanya concern dan sedih bahwa Nadiem tidak diizinkan untuk berbicara. Dia sebagai seorang terdakwa itu mempunyai hak asasi untuk bicara," ucap Atika.
Atika menyebut, ini merupakan kali kedua Nadiem tidak diberi kesempatan menyampaikan pernyataan di depan awak media.
"Dan itu sudah dua kali dilakukan, hari Senin yang lalu dan hari Kamis hari ini, bahwa dia tidak diizinkan untuk memberikan, ya, memberikan pendapatnya mengenai apa yang dia rasakan," kata Atika.
Menurut Atika, tindakan JPU yang tidak memperbolehkan Nadiem memberikan pernyataan di depan awak media merupakan pelanggaran hak asasi manusia.
"Itu saja. Saya rasa ini melanggar hak asasi, dan tidak sepatutnya negara memperlakukan seorang terdakwa seperti itu. Makasih," tutur Atika.
Simak selengkapnya dalam berikut ini.
Penulis: Cynthia Lova
Video Jurnalis: Cynthia Lova
Video Editor: Cynthia
Produser: Nursita Sari
#nadiemmakarim #KorupsiChromebook #hukum #korupsi #vjlab #KasusNadiem