BALI, KOMPAS.TV - Bandara I Gusti Ngurah Rai akan kembali mengoperasikan “thermo scanner” atau pemindai suhu tubuh yang sebelumnya digunakan saat pandemi Covid-19.
Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penularan dan penyebaran super flu di Bali.
Alat pemindai suhu digunakan kembali karena gejala super flu sama dengan Covid-19. Sehingga, ketika ada pengunjung bandara yang bersuhu tubuh tinggi, dapat segera dipisahkan untuk ditangani.
Pemindai suhu dipasang di alur-alur utama jalur kedatangan maupun keberangkatan, internasional dan domestik.
Kementerian Kesehatan menyebut, sampai akhir Desember 2025 tercatat ada 62 kasus super flu yang tersebar di delapan provinsi, dengan jumlah terbanyak di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat.