Bandara I Gusti Ngurah Rai kembali mengoperasikan thermo scanner atau pemindai suhu tubuh yang sebelumnya digunakan saat pandemi Covid-19. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi penularan dan penyebaran super flu di Bali (05/01/2026).
Pemindai suhu diaktifkan kembali karena gejala super flu dinilai mirip Covid-19, sehingga pengunjung dengan suhu tubuh tinggi dapat segera dipisahkan untuk mendapatkan penanganan medis. Alat pemindai dipasang di jalur utama kedatangan dan keberangkatan, baik internasional maupun domestik.
Kementerian Kesehatan mencatat hingga akhir Desember 2025 terdapat 62 kasus super flu yang tersebar di delapan provinsi, dengan jumlah terbanyak di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat.
Tulis komentarmu dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv dan youtube.com/kompastv #VODKompasTV