:

Relawan Medis Tempuh Perjalanan 7 Jam Demi Beri Layanan | SAPA PAGI

2 minggu lalu

KOMPAS.TV - Belasan relawan medis di Jayapura, Papua, nekat menembus hutan dan menyeberangi sungai beraliran deras untuk memberikan layanan kesehatan kepada warga di daerah terisolasi. Pelayanan medis ini pun diberikan secara gratis.

Langkah mulia dilakukan belasan relawan medis di Jayapura, Papua. Penuh perjuangan, mereka menempuh perjalanan berjam-jam demi memberikan layanan kesehatan untuk warga di Kampung Omon, daerah yang selama bertahun-tahun tak tersentuh layanan kesehatan.

Para relawan, yang terdiri dari dokter, perawat, dan apoteker ini, harus berjalan kaki selama 7 jam menyusuri jalan terjal, licin, dan berlumpur. Mereka bahkan harus menyeberangi tiga sungai besar berarus deras untuk sampai ke lokasi tujuan. Sesampainya di sana, mereka langsung melakukan pelayanan medis kepada warga yang membutuhkan, tanpa memungut biaya sepeserpun.

Kehadiran relawan medis ini pun disambut antusias dan penuh haru oleh warga di Kampung Omon. Mereka mengaku sangat terbantu dan merasa diperhatikan setelah bertahun-tahun hidup tanpa sentuhan pelayanan dasar.

Tak hanya memberikan layanan kesehatan, dalam kunjungannya, tim medis juga memberikan pelatihan terhadap warga untuk menjadi kader medis.

Warga berharap pemerintah dapat segera menghadirkan pelayanan kesehatan secara rutin melalui puskesmas atau tenaga medis tetap.

#relawanmedis #medis #jayapura

Baca Juga Momen Siswa SMAN di Pidie Jaya Belajar di Tenda Pasca Banjir | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/regional/642247/momen-siswa-sman-di-pidie-jaya-belajar-di-tenda-pasca-banjir-sapa-pagi

 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/642248/relawan-medis-tempuh-perjalanan-7-jam-demi-beri-layanan-sapa-pagi

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke