KOMPAS.TV - Hari kedua kembali ke sekolah, siswa SMA Negeri Dua Pidie Jaya masih belajar di tenda dengan kondisi seadanya.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah menyebut akan memprioritaskan pembangunan sekolah terdampak bencana saat meninjau proses belajar di SMA Negeri 12 Padang, Sumatera Barat.
Belajar di bawah tenda dengan kondisi seadanya tak surutkan niat siswa SMA Negeri Dua Pidie Jaya untuk mengemban ilmu.
Tanpa seragam, tanpa sepatu sekolah, para siswa tetap bersemangat di hari kedua sekolah meski hanya duduk di atas terpal.
SMA Negeri Dua Pidie Jaya salah satu sekolah terdampak saat banjir bandang melanda wilayah ini pada November 2025.
Siswa dan guru berharap pemerintah bisa segera membersihkan dan memperbaiki sekolah agar proses belajar dapat kembali berjalan normal.
Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, meninjau proses belajar mengajar di SMA Negeri 12 Padang, Sumatera Barat.
Dalam kunjungannya, Wamen-Dikdasmen menyerahkan bantuan bagi sekolah dan siswa, serta meninjau kerusakan yang terjadi.
Atip berjanji akan memprioritaskan pembangunan sekolah-sekolah yang terdampak bencana.
Sekolah dengan kategori rusak berat menjadi prioritas program revitalisasi pendidikan tahun 2026. Selain perbaikan infrastruktur, pemerintah juga akan memberi perhatian terhadap pemulihan psikologis siswa.
#pascabanjir #aceh #sumatera
Baca Juga [FULL] Wagub Babel Hellyana Diperiksa Bareskrim Polri Kasus Dugaan Ijazah Palsu di https://www.kompas.tv/nasional/642243/full-wagub-babel-hellyana-diperiksa-bareskrim-polri-kasus-dugaan-ijazah-palsu
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/642247/momen-siswa-sman-di-pidie-jaya-belajar-di-tenda-pasca-banjir-sapa-pagi