Dirreskrimum Polda Banten, Kombes Pol Dian Setyawan mengungkapkan motif Heru Anggara (31) melakukan pembunuhan terhadap anak politikus PKS, berinisial MA (9) di Cilegon, Banten.
Kombes Dian menjelaskan tersangka HA diketahui mengalami impitan ekonomi setelah rugi ratusan juta rupiah, saat mencoba peruntungan melalui jual-beli kripto, mata uang virtual yang keamanannya dijamin dengan kriptografi.
Bedasarkan hasil pemeriksaan penyidik, awalnya pelaku HA yang merupakan pegawai operator produksi PT CA sempat mendapatkan keuntungan mencapai Rp4 miliar dari modal Rp400 juta dengan trading kripto.
Uang Rp400 juta yang dijadikan modal awal, diketahui hasil tabungan HA dan istri. Setelah mendapatkan keuntungan miliaran rupiah, HA merasa belum puas.