Seorang petani di Kampung Mawes, Distrik Bonggo, Kabupaten Sarmi, Papua, meninggal dunia setelah menjadi korban penganiayaan oleh massa.
Pihak kepolisian menjelaskan, korban dianiaya karena dicurigai memiliki ilmu hitam dan dituding sering mengirim santet kepada warga kampung. Tuduhan tersebut memicu kemarahan warga hingga sekelompok orang mendatangi rumah korban dan melakukan penganiayaan.
Akibat aksi kekerasan itu, korban mengalami luka di bagian kepala, lengan, dan punggung. Luka-luka tersebut menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Dalam penanganan kasus ini, polisi telah menangkap dua terduga pelaku utama yang diduga berperan sebagai provokator. Bersama para terduga pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu buah tas, pakaian, serta potongan baju yang diduga berkaitan dengan tindak penganiayaan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap sejumlah terduga pelaku lain yang diduga terlibat dan masih melarikan diri.
Simak video selengkapnya dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv #BOLDKompasTV