:

[FULL] Bupati Sitaro Update Kondisi Pasca Banjir Bandang, 13 Orang Tewas dan 3 Lainnya Hilang

1 hari lalu

SITARO, KOMPAS.TV - Banjir bandang menerjang sejumlah desa di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, pada Senin (5/1/2026).

Hingga Senin (5/1/2026) malam, 13 orang dinyatakan meninggal dunia akibat banjir. 3 orang masih hilang.

Banjir bandang disebabkan hujan deras yang terjadi dengan durasi yang panjang ini membawa material batu besar, lumpur, hingga batang kayu menyasar pemukiman warga dan perkantoran, termasuk salah satunya Markas Polres Sitaro.

Pemerintah daerah dibantu warga serta TNI-Polri terus melakukan pencarian korban hilang. Danramil 1301-02 Siau, Kapten Infanteri Steven Teddy Joseph, menyampaikan, hingga Senin malam 13 orang meninggal dunia.

Sementara itu, 3 orang belum ditemukan dan 18 orang terluka akibat banjir bandang di Kepulauan Sitaro. Hingga kini pencarian korban masih terus dilakukan.

Kabupaten Kepulauan Sitaro terletak di Provinsi Sulawesi Utara. Merupakan kabupaten kepulauan yang terdiri dari banyak pulau, dengan ibu kota di Ondong Siau.

Wilayahnya mencakup pulau-pulau seperti Siau, Tagulandang, dan Biaro, yang berada di bagian utara Pulau Sulawesi. Untuk mengetahui perkembangan terkini, termasuk penanganan dan pencarian korban, kita sudah terhubung dengan Bupati Kepulauan Sitaro, Chyntia Ingrid Kalangit. 

Baca Juga Terbaru! Update Korban Banjir Bandang Sitaro Sulut, 14 Orang Meninggal Dunia | KOMPAS MALAM di https://www.kompas.tv/regional/641959/terbaru-update-korban-banjir-bandang-sitaro-sulut-14-orang-meninggal-dunia-kompas-malam

#sitaro #banjirbandang #bencanaalam #korbanbanjir

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/642033/full-bupati-sitaro-update-kondisi-pasca-banjir-bandang-13-orang-tewas-dan-3-lainnya-hilang

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke