ACEH, KOMPAS.TV - Sejumlah aparatur sipil negara Provinsi Aceh bergotong royong membersihkan fasilitas umum, terutama sekolah, pascabanjir bandang yang menerjang wilayah mereka.
ASN wilayah Aceh Tamiang, Aceh, bergotong royong membersihkan sejumlah fasilitas umum dan bangunan sekolah yang terdampak banjir bandang pada akhir November lalu.
Tebalnya endapan lumpur banjir di dalam ruang kelas dan halaman sekolah mereka bersihkan dengan keterbatasan peralatan.
Data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Tamiang mencatat total sekolah di daerah tersebut sebanyak 459 unit. Sebanyak 394 unit terdampak banjir, dan 65 unit sekolah tidak terdampak banjir.
Sementara itu, siswa yang sekolahnya rusak akibat musibah banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, masih harus belajar di bawah tenda darurat.
SD 10711 adalah salah satu sekolah yang menggelar kegiatan belajar di tenda darurat.
Tidak banyak alat pendukung belajar yang digunakan karena sekolah ini rusak setelah diterjang banjir.
Sekolah darurat ini menampung lebih dari 200 siswa dari dua sekolah.
Baca Juga Warga Aceh Tengah Jatuh ke Sungai Saat Menyeberang Pakai Kabel Sling | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/regional/642006/warga-aceh-tengah-jatuh-ke-sungai-saat-menyeberang-pakai-kabel-sling-sapa-pagi
#asn #aceh #banjirbandang #sekolah
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/642011/asn-aceh-tamiang-gotong-royong-bersihkan-sekolah-terdampak-banjir-bandang-sapa-pagi