:

Erdogan Telepon Trump Pasca Maduro Ditangkap dan Serangan AS ke Venezuela

4 minggu lalu

ANKARA, KOMPAS.TV - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menghubungi langsung Presiden AS Donald Trump bahwa Venezuela "tidak boleh digoyahkan."

Erdogan juga menekankan bahwa Turki tidak membenarkan tindakan apa pun yang melanggar legitimasi politik dan hukum internasional.

Hal ini disampaikan dalam pidatonya di Ankara, Turki pada Senin (5/1/2025).

"Melanggar hak kedaulatan bangsa dan melanggar hukum internasional adalah langkah berisiko yang dapat menyebabkan komplikasi serius di tingkat global," ujar Erdogan.

DIketahui, Turki telah membina hubungan dekat dengan Venezuela, dan Maduro telah mengunjungi Turki beberapa kali.

Video Editor: Novaltri Sarelpa

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/642007/erdogan-telepon-trump-pasca-maduro-ditangkap-dan-serangan-as-ke-venezuela

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke