Sejumlah tentara pengawal Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, menceritakan momen menegangkan saat menghadapi serangan dari militer Amerika Serikat.
Serangan itu dilancarkan pada Sabtu (3/1/2026) dini hari dalam operasi penangkapan Maduro di kediamannya, di pangkalan militer Venezuela.
Salah seorang tentara bernama Ricardo Salazar mengaku sempat mengeluarkan sistem peluncur rudal anti pesawat buatan Rusia, Igla-S.
Namun, ketika ia hendak melancarkan serangan, Salazar melihat bom jatuh di sebelahnya.
Serangan bom tersebut membuat Salazar dan rekan prajuritnya terlempar dan terluka.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Muhammad Dava Arrifa
Narator: Muhammad Dava Arrifa
Video Editor: Muhammad Dava Arrifa
Produser: Yusuf Reza Permadi
#Global #Konflik #Venezuela #AmerikaSerikat #NicolasMaduro #tentaraVenezuela #seranganAS
Musik: Hypnosis - Godmode