:

Bolehkah Trump Pimpin Venezuela Usai "Culik" Nicolas Maduro?

4 hari lalu

Usai melakukan penculikan dan penahanan paksa terhadap Presiden Venezuela Nicolas Maduro, Presiden Amerika Serikat kini sesumbar ingin mengatur pemerintahan Venezuela.

Dia bahkan mengirim menteri pertahanan Pete Hegseth dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio untuk memulai pengaturan pemerintahan di sana, meski nyatanya masih ada posisi Wakil Presiden Delcy Rodriguez.

Dalam konferensi pers pada Minggu (4/Januari 2026), Trump menyebut ingin mengatur pemerintahan Caracas demi memulihkan rakyatnya.

"Mereka (Pete Hegseth dan Marco Rubio) akan menjadi tim yang bekerja sama dengan rakyat Venezuela untuk memastikan bahwa kita memiliki (pemimpin) Venezuela yang benar. Karena jika kita pergi begitu saja, siapa yang akan mengambil alih? Maksud saya, tidak ada yang bisa mengambil alih," ungkap

Namun langkah itu dinilai melanggar Piagam PBB dan tak memiliki dasar hukum yang sah. Di balik manuver tersebut, tersirat ambisi besar AS untuk menguasai cadangan minyak Venezuela yang melimpah, bahkan cadangannya melebihi Arab Saudi.

Lantas, apakah penculikan Nicolas Maduro dan ambisi ambil alih kekuasaan itu sah?

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty

Music: Forging Stormbreaker - The Whole Other

#global #konflik ##kompascomlab #Venezuela #DonaldTrump #NicolasMaduro

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke