JAKARTA, KOMPAS.TV - Isak tangis mewarnai pemakaman ibu dan kedua anaknya yang ditemukan tewas di dalam rumah kontrakan di Warakas, Jakarta Utara.
Usai diotopsi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, ketiga jenazah satu keluarga itu dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu (3/1/2026) siang.
Menurut keterangan kakak ipar korban, adiknya dan anak-anaknya dikenal sebagai pribadi yang baik.
Tetapi apa penyebab kematian ibu dan dua anaknya masih penuh tanda tanya.
Polisi menyatakan, saat ditemukan para korban mengeluarkan busa dari mulutnya dan ada luka melepuh di tubuh para korban.
Dari olah tempat kejadian perkara, penyelidik membawa sejumlah barang bukti, termasuk minuman teh di dalam panci yang berada di dapur.
Satu korban kini masih dirawat di rumah sakit. Menurut keterangan keluarga, korban sempat meminum sesuatu hingga akhirnya pingsan. Korban baru sedikit tersadar setelah saudaranya kembali ke rumah seusai pulang kerja.
Polisi telah memeriksa 4 saksi untuk menyelidiki penyebab kematian ibu dan dua anaknya.
Dugaan korban meninggal karena keracunan pun menguat. Namun siapa yang membuatnya hingga masuk ke dalam tubuh korban masih jadi tanda tanya.
Benarkah kematian ibu dan dua anaknya akibat racun?
Lantas apakah kematiannya disengaja atau ada upaya lain?
Kita ulas bersama kriminolog Universitas Budi Luhur, Lucky Nurhadiyanto.
Baca Juga Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Ibu dan Dua Anak yang Tewas di Kontrakan Warakas di https://www.kompas.tv/regional/641563/tangis-keluarga-iringi-pemakaman-ibu-dan-dua-anak-yang-tewas-di-kontrakan-warakas
#keracunan #ibuanak #ibuanaktewas #warakas
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/641570/full-kriminolog-soal-kematian-ibu-dan-2-anak-di-warakas-diduga-keracunan-ada-unsur-kesengajaan