Pada Jumat (3/1/2026) kelompok separatis Yaman yakni Dewan Transisi Selatan (Southern Transition Council/STC) yang didukung Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan rencana transisi menuju kemerdekaan selama dua tahun.
Pengumuman yang disampaikan oleh Presiden STC Aidaros Alzubudi itu muncul di tengah serangan udara koalisi pimpinan Arab Saudi, yang menewaskan sedikitnya 20 milisi STC di wilayah selatan Yaman.
Manuver STC membuat Yaman berpotensi terbelah menjadi dua negara, seperti yang terjadi pada periode 1967 hingga 1990, ketika wilayah teluk itu terbagi menjadi Yaman Utara dan Yaman Selatan.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Narator: Tantri Febrina Maharani Penulis naskah: Tantri Febrina Maharani Video editor: Tantri Febrina Maharani Produser: Akhmad Muawal Hasan