Di tengah meningkatnya ketegangan dengan China, Taiwan menolak strategi pertahanan "landak" yang selama ini didorong Amerika Serikat.
Washington berulang kali mendesak Taipei untuk memfokuskan pertahanannya pada senjata asimetris, seperti drone murah, artileri bergerak, dan sistem mobile, yang dinilai efektif menghadapi kekuatan militer China yang jauh lebih besar.
Desakan ini semakin menguat setelah Ukraina mampu menahan Rusia jauh lebih lama dari perkiraan dalam perang di Ukraina berkat strategi tersebut.
Namun, militer Taiwan menolak pergeseran menuju strategi landak tersebut, dan lebih memilih tank mahal, pesawat tempur, serta persenjataan konvensional prestisius lainnya.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Meiva Jufarani
Narator: Meiva Jufarani
Video Editor: Destri Abdi Saputro
Produser: Ervan Yudhi Tri Atmoko
#Global #Konflik #Taiwan #China #AmerikaSerikat #StrategiLandak #PertahananTaiwan
Music: Heaven and Hell - Jeremy Blake