JAKARTA, KOMPAS.TV - Memasuki tahun 2026, banyak masyarakat Indonesia menyusun resolusi keuangan baru.
Di tengah kondisi ekonomi yang dinamis, resolusi keuangan dinilai perlu disusun secara realistis dan berfokus pada kebiasaan yang berkelanjutan.
Psikolog konsumen Irfan Agia menekankan bahwa resolusi ekonomi 2026 yang ideal adalah resolusi yang realistis, sesuai kondisi pribadi, dan berfokus pada ketahanan keuangan.
Irfan Agia mengatakan kesalahan yang kerap terjadi setiap awal tahun adalah menetapkan target terlalu optimistis tanpa membangun sistem dan kebiasaan yang mendukung, seperti menabung besar tanpa dana darurat atau langsung berinvestasi agresif.